Selasa, 10 Februari 2015

Mengenal Cara Kerja dan Komponen AC Ruangan

Agar lebih gampang mengetahui cara kerja AC, mari dilihat diagram sirkulasi AC dibawah ini


secara umum cara kerja AC sebagai berikut:
Dari skema kerja refrigeran, kita coba membagi ke dalam empat tahapan proses kerja.
1. Proses kompresi.
Proses kompresi pada mesin pendingin dimulai ketika refrigeran meninggalkan evaporator (Proses 1–2). Masuknya refrigeran (bahan pendingin / freon) kedalam kompresor melalui pipa masukan kompresor (intake). Dilihat dari wujud, suhu, dan tekanan, ketika akan masuk kedalam kompresor , refrigeran berwujud gas atau uap, bertemperatur rendah dan bertekanan rendah. Selanjutnya, melalui kompresor, refrigeran dikondisiskan tetap berwujud gas, tetapi memiliki tekanan dan suhu tinggi. Hal tersebut bisa dilakukan karena kompresor dapat mengisap gas dan mengkompresi refrigeran hingga mencapai tekanan kondensasi. Setelah tekanan dan suhu refrigeran diubah, selanjutkan refrigeran dipompa dan di alirkan menuju kondenser.

2. Proses kondensi.
Proses kondensasi pada mesin pendingin dimulai ketika refrigeran meninggalkan kopresor (proses 2–3). Refrigeran berwujud gas yang bertekanan dan bertemperatur tinggi dialirkan menuju kondensor . Didalam kondensor, wujud gas refrigeran berubah menjadi wujud cair, panas yang di hasilkan refrigeran dipindahkan ke udara luar pipa kondensor . Agar proses kondensasi lebih efektif, digunakan kipas (fan) yang dapat menghembuskan udara luar tepat dipermukaan pipa kondensor. Dengan begitu , panas pada refrigeran dapat dengan mudah dipindahkan ke udara luar. Setelah melewati proses kondensai, refrigeran menjadi berwujud cair yang bertemperatur lebih rendah, tetapi tekanannya masih tinggi. Selanjutnya, refrigeran di alirkan menuju ke pipa kapiler.

3. Proses penurunan tekanan.
Proses penurunan tekanan refrigeran dimulai ketika refrigeran meninggalkan kondenser (proses 3–4). Didalam pipa kapiler, terjadi proses penurunan tekanan refrigeran sehingga refrigeran yang keluar memiliki tekanan yang rendah. Selain itu, pipa kapiler juga berfungsi mengontrol aliran refrigeran di antara 2 sisi tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan rendah. Selanjutnya, refrigeran cair yang memiliki suhu dan tekanan rendah di alirkan menuju evaporator. Proses ini disebut proses pendinginan.

4. Proses Evaporasi.
Proses evaporasi pada mesin pendingin dimulai ketika refrigeran akan masuk ke dalam evaporator. Dalam keadaan ini, refrigeran berwujud cair, bertemperatur rendah, dan bertekanan rendah. Kondisi refrigeran semacam ini dimanfaatkan untuk mendinginkan udara luar yang melewati permukaan evaporator. Agar lebih efektif mendinginkan udara ruangan, di gunakan blower (indoor) untuk mengatur sirkulasi udara agar melewati evaporator. Proses yang terjadi pada pendinginan udara ruangan Adalah : Proses penangkapan kalor (panas). Udara ruangan yang mempunyai temperatur lebih tinggi dibandingkan dengan refrigeran yang mengalir didalam evaporator. Karena evaporator menyerap panas udara di dalam ruangan, wujud refrigeran cair dalam evaporator akan menjadi wujud gas, Selanjutnya, refrigeran akan mengalir menuju ke kompresor . Proses ini terjadi berulang dan terus menerus sampai suhu atau temperatur ruangan sesuai dengan keinginan.

Nah, setelah mengetahui cara kerja AC, kita akan ke tahap mengenal komponen AC serta fungsinya, mari lanjut:

1. KOMPONEN INDOOR
Komponen Indoor terdiri dari :
a. Grille


Grille adalah bagian yang terpenting pada sebuah indoor, karena grille adalah sebuag Body dari inddor, yang berfungsi sebagai rumah dari serangkaian komponen yang ada pada indoor.
b. Evaporator
Adalah perangkat air Conditioner yang terbuat dari lingkaran tembaga yang dililit dengan serpihan aluminium yang berbentuk kisi kisi tipis dan rapat yang berfungsi sebagai sarana merubah udara ruangan menjadi dingin karena sirkulasi yang dibantu oleh blower indoor. Biasanya Ketebalan pipa Epavorator lebih tipis dari pipa yang di kondensor, karena dirancang hanya untuk tekanan yang lebih rendah. Kebanyakan kasus terutama untuk AC 0,5 pk sd 1 pk bocor di pipa epavorator yang menjadi penyebab utama AC menjadi tidak dingin.
c. Motor Fan Indoor
Adalah sebuah Motor AC/DC yang berfungsi menggerakkan blower indoor untuk mendapatkan kecepatan tertentu agar supaya udara diruangan dapat bersirkulasi melalui evaporator. Tanpa Motor Fan Indoor, tidak akan terjadi proses pendinginan ruangan.
Ketika AC pertama kali dinyalakan, proses pengecekan pertama yang dilakukan oleh control elekronik AC adalah pada motor fan ini. Apabila informasi yang didapat control elektronik bahwa motor fan indoor ada trouble maka control elektronik akan memproteksi unit AC dengan cara memberi informasi berupa alarm atau kode error. Tentunya kode error tergantung brand dari AC.

d. Blower Indoor
Adalah perangkat yang berbentuk bulat sehingga disebut blower yang berfungsi sebagai alat untuk menghempaskan udara ruangan yang dibantu oleh motor fan indoor.
Komponen ini menentukan seberapa berisik unit indoor, sangat sensitif, tentunya tingkat kebisingan dari komponen ini tergantung dari beberapa faktor diantaranya
 - Speed (Kecepatan)
 - Center dan presisi suatu blower
 - Hambatan aliran udara (air flow)

e. PCB / Modul
Adalah alat mikro komputer yang berfungsi untuk memberikan perintah seluruh rangkaian air conditioner. Tidak hanya itu saja, alat ini juga berfungsi diantaranya:
- Proteksi unit AC apabila terjadi suatu kegagalan fungsi atau trouble dari suatu komponen
- Mengirim perintah ke komponen AC
- Control suatu komponen AC.

f. Remote Controller
Adalah alat untuk mangaplikasikan keinginan kita terhadap ac, yang bersingkronisasi dengan Module AC
f. Thermistor dan Bimetal
Adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai sensor udara untuk menganalisa kedinginan ruangan dan menganalisa kedinginan supply outdoor.
g. Capasitor fan
Adalah sebuah alat untuk membantu start motor fan indoor , untuk ac model baru biasanya sudah dirangkai pada Modul/PCB. Alat ini hanya ada pada indoor yang menggunakan motor fan AC.
f. Filter Udara
Adalah alat yang berfungsi sebagai penyaring kotoran yang yang berada diruangan sebab sirkulasi dari indoor, sehinggan sangat menbantu kebersihan ruangan.

B. KOMPONEN OUTDOOR
Komponen komponen yang berada di outdoor adalag sebagai berikut :
a. Body
Adalah seng atau plastik yang berfungsi sebagai alat untuk tempat tersusunnya dari seluruh rangkaian outdoor. Untuk AC dengan brand yang dikenal luas, Body merupakan hal yang krusial, yang harus dibuat menggunakan material yang kuat, tahan terhadap getaran yang dihasilkan kompressor & fan outdoor dan dilapisi dengan cat yang tahan terhadap cuaca dan korosi.
b. Kompressor
Merupakan alat yang paling Vital dalam sebuah rangkaian Air Conditioner dimana kompressor merupakan alat yang berfungsi sebagai sarana untuk mensirkulasi Gas Refrigerant dari indoor ke outdoor dan sebaliknya dimana sirkulasi tersebut terdapat proses gas Refrigerant dari Liquid menjadi Gas dan sebaliknya sehingga mendapatkan pengembunan yang cukup dan itulah disebut proses pendinginan.
Untuk trend saat memang sering dijumpai Compressor yang low watt dan inverter. untuk compressor inverter dilengkapi dengan control elektronik berupa inverter. tentunya compressor inverter dengan non inverter berbeda.
c. Kondensor
adalah alat yang mempunyai struktur yang sangat mirip dengan Evaporator namun berfungsi untuk menurunkan temperatur refrigerant dengan tujuan agar pressure refrigerant menurun dan beban compressor jadi ringan.
Condenser sebanyak penyumbang terbesar dari kasus rusaknya compressor.
d. Capasitor Kompressor
Berfungsi sama dengan capasitor pada indoor, tetapi mempunyai toleransi lebih tinggi dibanding dengan capasitor fan indoor maupun fan outdoor disesuakian dengan berapa besar kapasitas kompressornya dan berlaku untuk kompressor yang menggunakan arus 1 phase/single phase.
Ketika energi dari capasitor belum tersalurkan ke compressor karena compressor stuck atau macet, wajib hati2 saat melepas capasitor, direkomendasikan memakai resistor untuk dihubungkan kedua terminal agar energi yang tersimpan bisa terbuang. Jangan langsung dipegang pakai tangan karena bisa membuat anda tersetrum, dan jangan juga di short kan paka obeng, bisa membuat capasitor rusak.
e. Motor Fan Outdoor
Adalah sebuah motor listrik AC/DC yang berfungsi sebagai alat untuk mensirkulasi udara disekitar outdoor yang berfungsi mempertahankan suhu tertentu sehingga kinerja kompressor stabil.
f. Capasitor fan outdoor
Berfungsi sebagai alat starting Motor Fan Outdoor
g. Kapiler
alat yang berfungsi untuk memproses Gas menjadi Liquid sehingga terjadi pengembunan.
h. Filter Dryer
Sesuai namanya dia berfungsi sebagai fiterr/penyaring kotoran yang mungkin ada dalam system.
i. Kran valp
Sebagai alat untuk menahan Gas Refrigerant di dalam kompressor sebelum ac terpasang dan berfungsi juga sebagai sarana untuk vacoomdown.
j. Overload
Adalah alat otomatis kompressor yang bekerja sebagai kontrol bilamana kompressor terlampau panas dan bilamana konsumsi listrik sudah naik dan tidak sesuai dengan kapasitas kompressor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar